Tidak mudah bagi saya untuk menjalani tugas sebagai Media Strategist Intern di Guru Bumi. Saya memang memiliki pengalaman dalam mengelola konten untuk media sosial Unit Kegiatan Mahasiswa yang saya ikuti, namun tentu saja media sosial Guru Bumi memiliki karakter, sudut pandang, dan persona yang berbeda. Di Guru Bumi ini, saya bertanggung jawab untuk mengelola dan menciptakan konten media sosial Instagram Guru Bumi. Saya telah berkontribusi dalam pembuatan editorial plan atau yang biasanya dikenal dengan content plan. Pekerjaan saya meliputi pembuatan detail konten Instagram story, feeds dan caption-nya, reels serta pembuatan videonya. Saya pun berkesempatan untuk bereksplorasi membuat video pada platform Tiktok yang sebelumnya belum ada di media sosial Guru Bumi.
Saya belum pernah sekali pun berkecimpung di dunia pendidikan anak. Oleh karena itu, saya harus banyak melakukan riset agar memahami cara yang tepat untuk mengelola dan menciptakan konten Guru Bumi. Tentu banyak tantangan yang telah saya lalui. Seperti tantangan dalam mengelompokkan jenis konten dalam feeds Instagram, memilih waktu unggah yang tepat, gagal dalam mendapatkan interaksi audiens, hingga kehabisan referensi ide untuk konten selanjutnya. Namun, tantangan tersebutlah yang justru menjadi bekal untuk mencari titik terang dalam menciptakan konten-konten menarik. Berikut ini beberapa hal yang saya pelajari selama masa intern saya yang sudah memasuki bulan keempat di Guru Bumi:
- Konten
Konten bersifat interaktif yang berupa permainan akan mengundang interaksi yang intens dan dapat mempererat koneksi dengan para audiens. Konten permainan dapat berupa This or That yang menggunakan fitur polling ataupun berupa mini quiz yang menggunakan fitur quiz pada Instagram. Kemudian untuk konten reels, ada baiknya berisi informasi yang berhubungan atau disesuaikan dengan kebutuhan audiens. Contohnya, tampilan kompilasi produk fisik Guru Bumi bila dimainkan bersama. Contoh lainnya, dapat berupa solusi bagi anak yang kelelahan belajar online, karena hal tersebut masih berlangsung di masa pandemi ini. Namun, harus diperhatikan pula waktu upload yang tepat agar mendukung terjadinya interaksi dari audiens.
- Desain
Desain konten story ataupun feeds dapat dibuat dengan lebih sederhana. Hal tersebut didukung dengan pilihan warna yang cocok dan disesuaikan dengan karakter Guru Bumi untuk menampilkan kesan fun. Selain itu, mempelajarai cara menyampaikan pesan utama tanpa menaruh terlalu banyak kata pada konten desain juga menjadi tantangan tersendiri. Saya ingin audiens mudah memahami pesan yang ingin disampaikan dengan tetap memperhatikan estetika desain.
- Copy writing
Isi konten serta caption harus menggunakan diksi yang diperhalus namun tetap menunjukkan optimisme tanpa terkesan menggurui audiens. Hal ini dimaksudkan untuk meraih audiens dengan cara yang ramah namun tidak menhilangkan aspek kepedulian. Misalnya, kalimat:
“inilah bahaya akibat menatap layar gadget terlalu lama saat sekolah online”.
Kalimat tersebut dapat diganti menjadi:
“ada baiknya kita meluangkan waktu untuk istirahat selama belajar secara online” Maka, kalimatnya akan terkesan menjadi lebih ramah. Dengan begitu, audiens tidak merasakan sisi negatif atau merasa panik dari apa yang disampaikan.
- Reels
Konten reels biasanya diperankan oleh talent. Isi kontennya pun berhubungan atau disesuaikan dengan kebutuhan audiens. Dengan begitu, akan mengundang interaksi yang cukup tinggi dari audiens. Contohnya, konten reels yang menampilkan kompilasi produk fisik Guru Bumi bila dimainkan bersama. Dari hulu ke hilir, saya bertanggung jawab hingga video Reels tayang di akun Instagram Guru Bumi.
Semua hal tersebut saya pelajari melalui pengalaman trial and error dalam proses perencanaan hingga eksekusi konten, dan juga dari ilmu yang telah diberikan oleh para mentor. Dengan menerapkan apa yang telah saya pelajari, perlahan-lahan konten yang disusun pun menjadi lebih baik dan memiliki performa yang cukup bagus. Misalnya, konten yang saya susun dan arahkan berupa reels untuk Hari Ayah menjadi reels Guru Bumi di bulan November yang paling banyak ditonton. Memang tidak semuanya memuaskan, karena tentu tetap ada satu atau dua hal yang masih kurang. Saya pun masih harus banyak belajar lagi. Namun, ada satu hal penting yang saya dapatkan dari semua pengalaman ini, bahwa mengamati, memahami, dan belajar dari kegagalan menjadi kunci dalam proses untuk menjadi lebih baik lagi.
Felicia Ratriana Putri | Media Strategist Intern Guru Bumi
